by

SMA Darussalam Badak Anom, Kirim Atlet ke Potradnas Bangka Belitung

SINDANG JAYA Intangerang – Kehebatan SMA Darussalam Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang mencetak atlet permainan tradisional tetap terjaga. Dari banyak atlet Provinsi Banten yang dikirim Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potradnas) di Bangka Belitung 2021, sebagian besar merupakan siswa SMA Darussalam Badak Anom.

Dari 16 atlet Provinsi Banten dari cabang olahraga lari balok putri tiga orang, engrang putra empat orang, sumpitan putra dua orang dan sumpitan putri satu orang, ketapel putra dua orang dan ketapel putri satu orang, serta panahan putra dua orang dan putri satu orang, didominasi atlet SMA Darussalam Badak Anom, sebanyak 11 orang.

“Alhamdulillah tradisi mencetak atlet olahraga tradisional selalu terjaga. Sekolah kami penyumbang atlet terbanyak bagi kontingen Provinsi Banten pada pentas Potradnas di Bangka Belitung,” tegas , Drs. Tarmudi. S.Ag.  MM, Kepala SMA Darussalam Badak Anom, seusai menghadiri pelepasan atlet Potradnas Provinsi Banten, dilaksanakan di SMA Darussalam Badak Anom, Rabu, 20 Oktober 2021.

Lebih lanjut Tarmudi memaparkan, keberhasilan SMA Darussalam Badak Anom dalam mencetak atlet berprestasi bukan tanpa perjuangan. Seminggu sekali melakukan latihan rutin, menjelang perlombaan latihan wajib dilaksanakan setiap hari. Namun disaat pandemi Covid-19, latihan dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan ketat. Sehingga bakat-bakat yang dimiliki anak didiknya terus terasah.

Kata Tarmudi, target juara umum yang diusung Disporabudpar Provinsi Banten menjadi motivasi bagi SMA Darussalam Badak Anom, untuk mewujudkannya. Hal tersebut tidak menjadi beban bagi para atlet SMA Darussalam Badak Anom.

“Target juara umum Potradnas 2021 harga mati bagi kami. Sehingga para atlet diberikan pembekalan lebih lama lagi, demi mewujudkan Banten juara umum,” tegas Tarmudi.

Sementara itu,Kabid Pemperdayaan Olahraga, Disporabudpar Provinsi Banten, Junaedi memaparkan, target juara umum yang dicanangkan  tentunya berdasarkan potensi Banten yang mampu meraih juara umum, pada lomba yang sama dilaksanakan di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyajarta, pada 2019 lalu.

“Target juara umum pada Potradnas tidak bisa ditawar lagi. Itu sudah harga mati bagi Disporabudpar Banten. Mengingat berdasarkan pengalaman tahun lalu, Banten mampu meraih juara umum,” kata Junaedi. (mas)

Wartawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 3 =