by

Lewat Pengabdian Masyarakat, Dosen UPN Veteran Jakarta Promosikan Wisata Pintu Air

BATU CEPER (Intangerang.com) —  Dampak dari Pandemi Covid-19 masih banyak mempengaruhi aktivitas masyarakat, salah satunya di sektor pariwisata. Beradaptasi dengan kondisi saat ini, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UPN Veteran Jakarta, terus mengembangkan Kelurahan Poris Jaya sebagai Kampung Wisata, di Kota Tangerang.

PKM yang dilakukan dosen UPN Veteran Jakarta, dimotori Dr. Yudi Nur Supriadi.,MM, dengan anggota Dr. Desmintari.,M.Si dan Dr. Jubaedah.,MM mengembangkan Kampung Wisata Pintu Air, berbasis paada Cagar Budaya di Kelurahan Poris Jaya.

“Kampung Wisata Pintu Air memiliki keunggulan sebagai ekowisata dan ikon daerah. Oleh sebab itu, perlu adanya pengelolaan dan pemanfaatan oleh pemerintah dan masyarakat. Sebagai pemberdaya perekonomian dan eksistensi bagi masyarakat, untuk mengembalikan pengembangan wisata Pintu Air yang bebasis pada cagar budaya di Kota Tangerang,” terang Dr. Yudi, pada keterangan rilis yang diberikan, kemarin.

Lebih lanjut, Juara pertama Nasional sarjana penggerak  pembangunan  pedesaan tahun 2010 memaparkan, Pintu Air Poris Jaya tempatnya strategis di Pusat Kota Tangerang, sehingga pengembangannya cukup mudah dan mampu ditempuh dalam jangka waktu yang relatif singkat. Hanya saja, dibutuhkan komitmen baik dari pemerintah maupun warga untuk membangun wisata tersebut.

Kata Dr. Yudi, tim dosen PKM UPN Veteran Jakarta, selain ingin mengembangkan wisata Pintu Air Poris Jaya. Pihaknya juga ingin mempertahankan keunikan Kelurahan Poris Jaya, khususnya cagar budaya pintu air.

“Jika dikembangkan secara baik, akan memberikan kontribusi bagi ekonomi masyarakat sebagai ekowisata selain berkebun, budidaya ikan, wisata rekerasi keluarga berbasis air dan pusat kuliner UMKM setempat,” tegas Dr. Yudi.

Sementara itu, Lurah Poris Jaya, Budi Permana, S.IP.,M.Si, mengaku berterimakasih atas PKM yang dilaksanakan dosen UPN Veteran Jakarta. Para dosen tersebut memberikan sumbangan pemikiran dalam pengembangan Kelurahan Poris Jaya. Kata Budi, pengembang Pintu Air Poris Jaya tentunya membutuhkan berbagai pihak. Termasuk dosen sebagai akademisi untuk memberikan sumbang saran.

“Kita berterimakasih kepada dosen PKM UPN Veteran Jakarta, yang telah memberikan sumbangan pemikiran. Tentunya demi pengembangan Pintu Air Poris Jaya,” ucap Budi. (mas)

Wartawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − twelve =