by

Mental Bermain untuk Laga Kesebelas

MAGELANG ( intangerang.com ) – Melupakan hasil buruk di laga pekan kesepuluh ketika melawan PSM Makassar, kini Persita Tangerang siap menghadapi tim tuan rumah Madura
United FC di pertandingan pekan kesebelas BRI Liga 1 2021/2022. Persita bertandang ke Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah PADA Sabtu, 6 November 2021 Pukul 15.15 WIB.

Persita yang menetap menetap di Magelang sejak, 3 November lalu langsung tancap gas melakukan persiapan.Semua keputusan bertahan di puncak papan tengah. “Kami sudah mempersiapkan tim ini setelah pasca kita memang kurang beruntung
melawan PSM. Apa yang mesti kita benahi sudah kita benahi. Para pemain juga sudah ada, kalau kita mau tetap di klasemen di papan tengah atau nanti, kita harus berjuang keras untuk bisa memenangkan pertandingan besok,” ujar Widodo Cahyono Putro, Pelatih Kepala Persita pada Jumat, 5 November 2021.

Selain teknik dan strategi, pekerjaan rumah tim pelatih terbesar adalah membenahi mental skuad Pendekar Cisadane. Itulah yang menjadi fokus utama Widodo dan staffnya jelang laga melawan Madura United.

“Saya kira memainkan bola tetap dengan menikmati. Tetap kerja keras. Tidak takut untuk menyerang, tidak takut untuk memegang bola, memainkan bola.
Jadi saya kira untuk pertandingan besok kami sudah berkreasi dengan pemain juga. lakukan menurut kemampuan kalian. Dan jangan terlalu percaya diri juga ya. Tapi tidak dengan konsentrasi yang lepas. Jadi tetap itu,” ungkap Widodo.

Selain itu, tentu saja urusan taktikal juga jadi perhatian. “Pastinya ada beberapa hal yang kemarin juga ada beberapa peluang yang memungkinkan konversi menjadi gol. Itu yang kita terus benahi ya.Karena di sepak bola itu kan harus terus kita asah.Di satu sisi pertandingan ada masalah lain,pasti di pertandingan ada masalah lain. Ya itu yang terus dibenahi kita.”

Meskipun saat melihat klasemen sementara, Persita lebih unggul dari Madura United, tapi hal tersebut tidak dianggap sebagai kelebihan atau keuntungan di mata Widodo
dan bisa. Apapun bisa terjadi di lapangan.

“Saya kira begini. Di sepak bola itu tidak ada hal yang tidak mungkin. Bahwa di liga ini pun bisa saling mengalahkan, bisa saling membuat gol. Dari masing-masing tim sudah kita lihat juga. Persita juga bisa memnagkan pertandingan, bisa membandingkan. Begitupun dengan Madura, bisa dibantu.Jadi hasil klasemen
saya kira tidak terpengaruh dengan itu. Bagaimana besok kesiapan masing-masing individu dan tim dalam mempersiapkan pertandingan. Siapa yang mereka siap dan bisa memenangkan pertandingan, kemungkinan itu bisa memenangkan pertandingan,” kata Widodo.

Sementara itu, dari sisi skuad yang akan diturunkan, Widodo masih akan melihat kondisi pemain hingga hari esok. Tapi yang jelas, memang Alex Goncalves belum bisa bermain.“Kemarin saya sudah bicara tentang Alex. Silahkan saja bertanya pada manajemen. Karena yang saya dengar dia masih ada problem dengan klub lamanya. Jadi dari pihak kami belum bisa menurunkan Alex dan saya kira tidak adanya Alex memang sangat berpengaruh tapi kami akan memaksimalkan pemain yang ada.Karena kami tidak hanya ketergantungan dari satu pemain. Dan tim ini dibangun bukan siapa yang mencetak gol tapi bagaimana tim bisa memenangkan pertandingan.”

Sebagai gantinya, Widodo masih memiliki beberapa pilihan, salah satunya Chandra Waskito untuk finishing di lini depan. “Saya kira Kito karena besok juga (diturunkan). Jadi saya kira,ini kepercayaan dijawab mungkin ya. Jadi siapapun yang diturunkan, mereka harus siap,”tutup Widodo.

Dari sisi pemain, Taufiq Febriyanto, gelandang serba bisa yang sudah bergabung dengan Persita sejak musim 2020 menyebut dirinya dan tim sudah siap untuk berlaga besok. “Secara keseluruhan kami siap untuk pertandingan besok. Kami sudah berbenah semuanya, sudah melakukan persiapan. Dan semoga keberuntungan dan kemenangan berpihak pada Persita untuk pertandingan series 2 besok yang terakhir,” kata pemain bernomor punggung 8 ini.

Soal Persita yang di klasemen sementara lebih unggul dari Madura United tidak terlalu dipusingkan oleh Taufiq. “Ya tentunya kita tidak terpengaruh dengan itu (ranking klasemen). Kita tetap main apa yang diinstruksikan pelatih kita lakukan dengan baik dan tetap berjuang bersama-sama.(red)

Wartawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × four =