by

Juara Sekolah Adiwiyata Nasional Disaat Pandemi

BALARAJA Intangerang.com — Di tengah pandemi Covid-19, SKh Negeri 01 Kabupaten Tangerang tetap menjalankan program Sekolah Adiwiyata. Bahkan sekolah ini juga telah dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Selain itu, ada tujuan lain yang ingin dicapai sekolah. Apa itu? Ternyata, tujuan lain yang tak kalah penting ialah menjadikan adiwiyata ini sebagai wadah pendidikan karakter bagi siswa berkebutuhan khusus.

Kepala SKh Negeri 01 Kabupaten Tangerang, Ngatini menjelaskan, bahwa siswanya dididik untuk peduli terhadap lingkungan. Tentu untuk mendidik sekaligus membiasakan semua warga sekolah, khususnya peserta didik agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. “Hasil akhirnya ialah mindset seluruh warga sekolah berubah menjadi lebih peduli pada lingkungan,” imbuhnya.

Karenanya, Ngatini berusaha semaksimal mungkin dalam masa pandemi Covid-19 ini program sekolah Adiwiyata tetap berjalan. Salah satunya mengenai pengelolaan sampah. Pihaknya masih mengajak siswa untuk terbiasa memilah sampah menjadi tiga bagian, yakni sampah plastik, kertas, dan daun.

Dikatakan, dimasa pandemi ini masih ada beberapa siswanya yang datang ke sekolah untuk melakukan kegiatan, tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Siswa yang berada di sekolah dan membawa makanan, maka sampahnya tetap diminta harus dipilah dengan benar. Sebab, sampah-sampah itu akan dikumpulkan di bank sampah dan ditimbang secara terpilah untuk sampah plastik dan kertas.

“Buah kerjakeras ini, akhirnya kita diganjar piagam penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, berdasarkan Nomor: SK.1079/ MENLHK/ P2SDM/SDM.2/ 11/ 2021. Tentang Sekolah Adiwiyata Nasional 2021,” terang Ngatini.

Lebih lanjut Ngatini memaparkan, perjalanan SKh Negeri 1 Tangerang mulai melaksanakan program Sekolah Adiwiyata sejak tahun 2015. Sekolah ini mampu menyabet Adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang. Kemudian pada tahun 2017, lagi-lagi menyabet adiwiyata tingkat Provinsi Banten. Serta puncaknya tahun 2021 meraih Adiwiyata  Nasional.

“Alhamdulillaah bahu membahu seluruh warga sekolah menjadikan sekolah menjadi bersih. Meski instrument Adiwiyata tingkat Nasional khusus untuk SKh atau SLB  belum ada, namun kami mengikuti instrumen tingkat Sekolah Dasar,” terang Ngatini. (mas)

Wartawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + fourteen =