by

Dongkrak Kualitas Guru, SMAN 9 Gelar In House Training

KRONJO INtangerang.com — Sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru, SMAN 9 Kabupaten Tangerang menyelenggarakan In House Training, Jumat-Sabtu (7-8/1/2022). Kegiatan tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten wilayah Kabupaten Tangerang, Mohamad Bayuni berpesan pada semua tenaga kependidikan SMAN 9 Kabupaten Tangerang, untuk selalu melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara optimal.

Menurut Bayuni, guru perlu meningkatkan kemampuan mengajar, khususnya dalam menggunakan berbagai model pembelajaran yang mengakomodasi siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pembelajaran. “Dengan diadakannya In House Training ini diharapkan dapat membekali guru dalam menguasai berbagai model pembelajaran yang nantinya dapat diterapkan dalam proses pembelajaran,” ucap Bayuni.

Sebagai seorang pendidik, lanjutnya, guru perlu menyisipkan nilai-nilai budi pekerti dalam setiap kegiatan pembelajaran. “Guru berkewajiban mendidik, melatih, mengajar, mengarahkan, dan mengevaluasi,” ujar Bayuni.

Lebih lanjut Bayuni memaparkan, seorang guru perlu mempersiapkan beberapa hal sebelum mulai untuk mendesain pembelajaran, di antaranya pembelajaran tersebut harus berfokus pada aktivitas dan keterlibatan siswa, mengurangi proporsi ceramah pengajar, memancing rasa penasaran siswa, siswa harus bertanggung jawab selama proses pembelajaran karena pengetahuan atau keterampilan yang melibatkan siswa lebih cepat dikuasai dan akan bertahan lebih lama.
Sementara itu, Kepala SMAN 9 Kabupaten Tangerang,  Erin Supriyani., M.Pd memaparkan, masa depan sekolah ditentukan proyeksi guru, staf dan karyawan. Guru harus mempunyai kompetensi berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. SMAN 9 Kabupaten Tangerang diharapkan menciptakan lulusan yang berkualitas dan unggul. Sehingga angka kelulusan yang melanjutkan ke perguruan tinggi akan semakin bertambah setiap tahunnya.

“Guru perlu mengembangkan literasi dengan memperbanyak membaca, serta menunjukkan refleksi diri dengan rasa cinta, rasa memiliki, melaksanakan tupoksi, ukhuwah, pelaksanaan aturan, sikap, dan perilaku serta pengembangan diri demi masa depan sekolah,” bebernya.

Sementara itu, Erin memberikan motivasi kinerja dan materi model kompetensi guru. Kegiatan dilaksanakan dengan mengutamakan protokol kesehatan (prokes). Acara ditutup dengan sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Wartawan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 10 =